Jurusan Gizi

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 21 Juli 2016 , oleh admin gizi , pada kategori Agenda Kegiatan, Pengumuman, Berita

Jumat 14 Oktober 2016, Ruang Auditorium Gedung Pusat Pendidikan (GPP) FKUB lantai 6

Pemateri :

Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Dian Handayani, SKM, M.Kes, P.hD dari Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Takashi Kimura, M.Sc dari Aso rehabilitation collage- Fukuoka, Japan

Gizi lebih (overweight dan obesitas) merupakan permasalahan gizi yang secara global dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia. Masalah yang mendapat perhatian banyak pihak karena prevalensinya yang semakin meningkat ini tak hanya terjadi di negara maju, tetapi juga negara berkembang. Secara teoritis, obesitas merupakan suatu keadaan meningkatnya berat badan sebagai akibat dari adanya penimbunan lemak secara berlebihan dalam tubuh. Pada dasarnya obesitas disebabkan karena tidak adanya keseimbangan antara energi yang masuk dan energi yang dikeluarkan. Akibatnya, terjadi kelebihan energi yang kemudian disimpan dalam jaringan lemak yang lama kelamaan akan menumpuk dan menimbulkan obesitas. Adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat dan lemak disertai dengan rendahnya frekuensi dan intensitas aktifitas fisik berkontribusi penting dalam meningkatkan kejadian obesitas. Adapun faktor-faktor lain seperti genetik, budaya, fisik, ekonomi dan sebagainya yang juga turut berperan dalam menimbulkan obesitas. Dampak buruk obesitas yang dapat menyebabkan timbulnya kondisi, seperti penyakit jantung, diabetes melitus, kanker, asma, sleep apnea, arthritis, komplikasi reproduktive dan gangguan psikologis. Selain itu, obesitas juga turut berperan dalam meningkatkan inflamasi dan stress oksidatif yang menimbulkan berbagai kondisi kronis mulai dari penyakit kardiovaskuler dan kanker hingga metabolik sindrom, penyakit nonalcoholic fatty liver dan penyakit neurodegenerative. Kondisi tersebut tentu akan berdampak pada meningkatkannya angka morbiditas dan mortalitas pasien. Untuk mengatasi hal tersebut perlu pelaksanaan manajemen obesitas yaitu perbaikan pola makan, peningkatan aktifitas fisik, perubahan perilaku kesehatan, obat/farmakoterapi dan operasi.

e5bdc4a4-b4c6-4dd5-b761-d1bdc781f06a