Jurusan Gizi

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 5 September 2016 , oleh angga , pada kategori Info gizi

Mengatasi Mual Dan Muntah Saat Kehamilan Trimester Pertama

Mual dan muntah dapat dialami oleh 50-80% ibu hamil. Mual dan muntah pada ibu hamil normal terjadi di awal minggu ke empat kehamilan kemudian meningkat kejadiannya antara minggu kelima dan sepuluh kemudian menurun pada minggu ke-20. Biasanya mual dan muntah terjadi di pagi hari.

Penyebab mual dan muntah pada ibu hamil

  • Peningkatan hormone kehamilan (hCG, progesterone, dan estradiol) yang diperberat oleh stress yang biasanya dialami oleh ibu hamil. Progesteron dapat menghambat pergerakan usus sehingga terjadi mual dan muntah.
  • Sebagai cara alami tubuh untuk mecegah penyerapan bahan yang berbahaya untuk janin pada saat periode awal kehamilan.
  • Meningkatnya sensitivitas indera penciuman saat kehamilan dapat memicu mual dan muntah.

Akibat mual dan muntah pada ibu hamil

bagan

 

6 Langkah Makan tanpa Mual Muntah 

  1. Sebelum bangkit dari tempat tidur, makanlah sedikit roti bakar atau biscuit (boleh diolesi dengan selai, tetapi jangan menggunakan margarin dan mentega karena akan menambah rasa mual dan muntah).
  2. Ketika bangun, bangunlah secara perlahan 5-6 menit (jangan bangun mendadak). Beberapa saat kemudian, makanlah lebih banyak roti panggang atau biscuit.
  3. Dalam waktu sehari, untuk mengurangi rasa ingin muntah, makanlah sedikit-sedikit tetapi sering.
  4. Hindari bahan makanan yang memliki bau dan tekstur yang dapat memicu mual dan muntah yaitu makanan berkuah.
  5. Sebaiknya tidak langsung tidur setelah selesai makan karena dapat menambah rasa mual dan muntah
  6. Sebaiknya makanan disajikan hambar untuk mengurangi rasa mual.

 

Makanan yang dianjurkan pada Ibu Hamil Mual Muntah:

  • Makanan dan minuman yang memiliki rasa kecut seperti Air jeruk, minuman mengandung karbonat juga dapat mengurangi rasa mual.

gbr1

  • Bila terasa haus dan ingin muntah, cobalah mengulum potongan es.
  • Minum air sesering mungkin diantara dua waktu makan. Dihindari minum air selagi makan, air mulai diminum 30 menit sebelum makan dan 30 menit sesudah makan.

gbr2

  • Makanan tinggi karbohidrat dan protein dapat menurunkan rasa mual dan muntah seperti roti, biskuit, kacang-kacangan, dan susu.

gbr3

  • Jahe biasanya diberikan dalam bentuk minuman seduh, bubuk, kapsul, atau dikonsumsi secara segar. Pemberiannya untuk ibu hamil sebesar 0,5-2 gram/hari dalam bentuk kapsul. Atau dengan menambahkan 2,5 gram jahe segar (sekitar 1 ruas jari) diseduh dengan air panas.

gbr4

Makanan yang dibatasi dan dihindari pada Ibu hamil Mual dan Muntah:

  • Makanan berminyak dan digoreng seperti mentega, margarin, minyak, daging babi, saus salad, kue kering, kue tart, dan kuah daging karena dapat menimbulkan rasa mual.

gbr5

  • Bumbu yang tajam seperti bawang merah dan bawang putih, merica, cabe, serta bumbu-bumbu lainnya.

gbr6

  • Makanan yang menimbulkan gas seperti ketimun, brokoli, kol, bawang, lobak, kacang kering sebaiknya tidak disantap untuk menghindari timbulnya rasa mual.

gbr7

  • Jangan minum atau makan sup pada waktu makan (dianjurkan makan makanan yang kering dan tidak berkuah).

gbr8

Kegiatan Ibu Hamil untuk menghindari Mual Muntah

  1. Saat bangun tidur, bangun dengan perlahan hindari bangun secara langsung agar tidak menimbulkan rasa mual.­
  2. Jadwalkan waktu untuk tidur siang sebagai cara untuk mengembalikan tingkat energi dan menghilangkan kelelahan.
  3. Tidur malam diusahakan lebih cepat untuk kembali menyimpan tenaga untuk esok hari.
  4. Untuk ibu hamil yang mengalami mual muntah diusahakan tidak banyak bergerak secara berlebihan karena dapat menyebabkan mudah lelah

Vitamin yang dianjurkan untuk mengatasi mual dan muntah

Vitamin B6

Vitamin B6 dapat menurunkan gejala mual dan muntah pada ibu hamil. Vitamin diberikan dalam bentuk suplemen yang diminum sebanyak 50mg/hari dengan petunjuk dokter.

Selain dalam bentuk suplemen, vitamin B6 juga dapat ditemukan di dalam bahan makanan seperti:

  1. Sayuran (Kentang, Wortel, Ubi Jalar)
  2. Buah-buahan (Pisang, Alpukat)
  3. Hewani (Hati, Daging Sapi, Daging Ayam, Ikan)
  4. Kacang-kacangan

gbr10

6. Contoh Menu untuk Ibu Hamil Muda dengan Mual muntah

Berikut adalah contoh menu makanan sehari-hari untuk ibu hamil muda :

6 contoh menu

gbr11

“Bayi adalah titipan Tuhan yang ibu bawa selama 9 bulan di dalam perutnya, 3 tahun di dalam dekapannya, selamanya di dalam hatinya”

DAFTAR PUSTAKA

  1. Wood, H., McKellar, L. V. & Lightbody, M., 2013. Nausea and vomiting in pregnancy: Blooming or bloomin’ awful? A review of the literature. Women and Birth, 26(2): 100–104.
  2. Wibowo, D.A. 2013. Gambaran Pengetahuan Cara Mengatasi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Primigravida Di Rumah Bersalin Mutiara Bunda Kawalu Kota Tasikmalaya. Jurnal Cakrawala Galuh Vol.2: 38.
  3.  Chou, F.-H., Kuo, S.-H. & Wang, R.-H., 2008. A longitudinal study of nausea and vomiting, fatigue and perceived stress in, and social support for, pregnant women through the three trimesters. The Kaohsiung journal of medical sciences, 24(6): 306–314.
  4. Arisman.2008. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC
  5. Brown, L.S. 2010.Nutrition Requirements During Pregnancy. Jones and Barlett Publishers.
  6. http://americanpregnancy.org/pregnancy-health/morning-sickness-relief/
  7. Noel, L.M. 2011. Nausea and Vomiting in Pregnancy. Gastroenterol Clin North Am 40(2):309-vii.
  8. Saberi, F., Sadat, Z.,dkk. 2014. Effect of Ginger on Relieving Nausea and Vomiting in Pregnancy: A Randomized, Placebo-Controlled Trial. Nurs Midwifery Stud. 2014 April; 3(1): e11841.
  9. Masruroh S., Wulan A.J. 2016. Khasiat Jahe (Zingiber officinale) Sebagai Anti Mual dan Muntah pada Wanita. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  10. Ummi H. 2014. Efektivitas Pemberian Wedang Jahe (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Terhadap Penurunan Emesis. Gravidarum Pada Trimester Pertama. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.
  11. Gunawan K.2011. Diagnosis dan Tatalaksana Hiperemesis Gravidarum. RSCM Jakarta