Jurusan Gizi

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 29 Agustus 2016 , oleh angga , pada kategori Info gizi
  • Pengertian ASI Eksklusif

ASI Eksklusif adalah pemberian air susu ibu / ASI SAJA pada bayi hingga usia 6 bulan, TANPA tambahan cairan lain seperti susu formula, air teh, air putih, air jeruk, serta TANPA tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biskuit dan bubur nasi.”

  • Manfaat ASI bagi Bayi
  1. Sebagai makanan terbaik yang mudah dicerna dan sesuai dengan pencernaan bayi
  2. Memberikan kekebalan tubuh alami bagi bayi dan mencegah infeksi
  3. Mencegah terjadinya alergi pada bayi
  4. Menunjang perkembangan rahang, gigi dan gusi bayi dikemudian hari
  5. Pertumbuhan dan perkembangan lebih optimal dan mencerdaskan otak bayi
  • Manfaat ASI bagi Ibu
  1. Memperkuat ikatan batin dan kasih sayang antara ibu dan bayi
  2. Mempercepat berhentinya pendarahan setelah melahirkan
  3. Mempercepat pengembalian bentuk dan ukuran rahim
  4. Menjarangkan kehamilan atau sebagai alat KB alami
  5. Mengurangi kemungkinan terjadinya kanker payudara
  6. Menghemat pengeluaran uang karena ASI GRATIS
  • ASI vs Susu Formula

asi vs susu formula

  • Perawatan Payudara saat Hamil

Merawat payudara penting dilakukan saat hamil. Dengan begitu, air susu bisa diproduksi dengan lancar. Berikut teknik memijat payudara yang tepat

pijat-payudara crop

  • Inisiasi Menyusui Dini (IMD)

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah lahir hingga 1 jam pertama setelah lahir sehingga terjadi kontak kulit antara ibu dan bayi.

Manfaat IMD:

  1. Dapat mensukseskan ASI Eksklusif
  2. Menambah kekebalan tubuh bayi karena terjadi perpindahan bakteri baik ibu pada bayi
  3. Ikatan kasih sayang ibu dan bayi semakin kuat
  4. Bayi mendapatkan kolostrum (ASI yang pertama kali keluar)

Kolostrum merupakan ASI yang keluar pertama kali dan berwarna kuning kental. Cairan ini sangat istemewa bagi bayi karena kaya akan zat kekebalan tubuh, penting untuk mencegah infeksi, dapat mematangkan usus bayi, dan sangat baik untuk kelangsungan hidup bayi.

tahap menyusui dini

  • Teknik Menyusui yang tepat

Tanda posisi yang tepat saat menyusui adalah sebagai berikut:

  1. Kepala ibu dan bayi dalam satu garis lurus
  2. Seluruh badan bayi ditopang
  3. Bayi dipegang dekat dengan badan ibu
  4. Bayi mendekat pada payudara ibu

posisi menyusui

  • Perlekatan Menyusui yang Benar

Tanda perlekatan yang benar adalah:

  1. Mulut bayi terbuka lebar
  2. Bayi menyusu pada bagian areola payudara (bagian yang berwarna gelap), BUKAN hanya pada puting
  3. Dagu bayi menempel pada payudara ibu, hidung mengahadap ke atas
  4. Suara bayi terdengar pelan. Bila terdengar keras, maka posisi belum benar

pegang asi

  • Cara Memerah ASI yang Benar

Memerah ASI diperlukan untuk merangsang pengeluaran ASI pada keadaan payudara sangat bengkak, puting sangan lecet, dan pada bayi yang tidak dapat diberikan minum ASI karena alasan tertentu. Memerah ASI yang dilakukan dengan rutin dapat meningkatkan produksi ASI

Cara Memerah ASI dengan Tangan:

    1. Cuci tangan terlebih dahulu dan duduk santai dengan mencondongkan badan sedikit kedepan
    2. Payudara dipijat dengan lembut dari dasar payudara ke arah puting susu
    3. Letakkan ibu jari di bagian atas areola dan jari telunjuk serta jari tengah di bagian bawah areola
    4. Tekan jari kea rah dada, kemudian pencet dan tekan payudara diantara jari-jari, lalu lepaskan, dorong ke puting seperti mengikuti gerakan mengisap bayi
    5. Ulangi hal ini berulang-ulang sampai payudara menjadi lembek dan kosong.

perah susu

Teknologi untuk Memerah ASI

Selain menggunakan tangan, memerah ASI dapat dilakukan menggunakan pompa ASI. Memerah ASI menggunakan pompa dapat dilakukan dengan pompa manual ataupun menggunakan pompa elektrik

teknologi memerah asi

Penyimpanan ASI Perah

Tempat penyimpanan

Suhu

Lama penyimpanan

Keterangan

Dalam ruangan

19-25˚C

6-8 jam

Wadah harus di tutupi dan dijaga sedingin mungkin, bila perlu dibalut dengan handuk dingin

Dalam Tas Pendingin

-15-4˚C

24 jam

Pastikan es batu menyentuh wadah ASI sepanjang waktu, hindari membuka tutup tas

Lemari Es

< 4˚C

5 hari

Simpan di bagian paling dalam lemari es

Freezer 1 pintu dengan lemari es

-15˚C

2 minggu

Simpan di bagian paling dalam freezer agar suhu tetap stabil

Freezer 2 pintu dengan lemari es

-18˚C

3-6 bulan

Simpan di bagian paling dalam freezer agar suhu tetap stabil

Freezer Box (Freezer Ice Cream)

-20˚C

6-12 bulan

Hindari membuka tutup freezer.

Catatan: Beri tanggal penyimpanan pada ASI Perah dan gunakan ASI sesuai urutan tanggal pemerahan.

Cara menggunakan ASI perah yang telah dibekukan

    1. ASI beku dapat dicairkan pada udara terbuka yang cukup hangat atau di dalam wadah berisi air hangat, selanjutnya ASI dapat bertahan 4 jam dan tidak dapat dibekukan kembali.
    2. ASI beku dapat dicairkan di lemari pendingin, dan dapat bertahan maksimal 4 jam, selanjutnya ASI dapat disimpan di lemari pendingin kembali selama 24 jam tetapi tidak dapat dibekukan lagi (tidak disimpan di freezer lagi).
  • Masalah dalam Menyusui dan Cara Mengatasinya

1.  Puting lecet dan nyeri
Penyebab: Kesalahan teknik melepaskan puting dari mulut bayi.
Cara mengatasinya: lepaskan puting dengan cara memasukkan jari kelingking ibu ke mulut bayi atau menekan dagu bayi kebawah.

2.  Payudara mengalami bengkak
Penyebab: Bayi tidak terlalu sering emnyusu sehingga ASI tertumpuk di payudara
Cara Mengatasinya: Lakukan pemijatan pada payudara dengan kedua tangan menggunakan minyak/baby oil dari arah pangkal payudara menuju puting. Kemudian kompres payudara menggunakan lap handuk yang telah direndam dalam air hangat dan air dingin secara bergantian.

3.  Bentuk puting melesak kedalam (puting tidak keluar)
Penyebab: Biasanya keadaan bawaan dari lahir
Cara Mengatasinya: Melakukan tarikan pada puting secara terus menerus, dengan memutar kekiri dan kekanan kemudian tarik keluar. Akan lebih baik jika penarikan putting dilakukan pada usia kehamilam diatas 5 bulan.

4.  Saluran ASI tersumbat
Penyebab: Kurangnya rangasangan untuk mengeluarkan ASI
Cara Mengatasinya: Susukan semua ASI hingga kosong, Kalau bayi sudah tidak mau menyusu, pompa ASI agar keluar kemudian simpan ASI untuk digunakan saat bayi membutuhkan. Selain itu bisa juga dengan mengkompres payudara dengan air hangat dan air dingin bergantian.

Berikut video seputar pemberian ASI Eksklusif dan Manajemen Laktasi: